Loading...

Sabtu, 24 Oktober 2009

KARIER "BURNHAM"


Pameran Dunia di Chicago
Ketika berlangsung Pameran Dunia tahun 1893 di Chicago yang bertemakan peringatan 400 tahun pelayaran Columbus, Burnham dan Root bertugas sebagai pemimpin pembangunan proyek. Pada waktu itu, lokasi pameran di Taman Jackson masih merupakan kawasan terpencil di sebelah selatan pinggir danau. Sepeninggal Root, Burnham secara radikal mengubah desain Pameran Dunia 1893 dari gaya Root yang modern dan penuh warna menjadi gaya neoklasisisme dengan bantuan sekelompok arsitek ternama Amerika dan arsitek lansekap, seperti Frederick Law Olmsted, Charles McKim, dan Louis Sullivan.

Pameran Dunia tahun 1893 di Chicago dianggap sebagai contoh pertama dari perencanaan arsitekur secara menyeluruh di Amerika Serikat. Arena pameran dilengkapi dengan jalan utama yang lapang, tampak muka (façade) gedung-gedung klasik, dan taman yang rimbun. Arena ini sering disebut "Kota Putih", dan sekaligus mempopulerkan gaya neoklasisisme dalam perencanaan arsitektur Beaux-Arts. Arsitek lainnya di AS kemudian diminta klien mereka untuk memasukkan unsur-unsur serupa ke dalam desain yang sedang dibuat.

Perencanaan kota Chicago
Dalam proyek yang dimulai tahun 1906 dan diumumkan tahun 1909, Burnham dan asistennya, Edward H. Bennett menyiapkan rancangan tata kota Chicago yang disebut Burnham Plan. Rancangan Burnham meletakkan landasan bagi masa depan kota Chicago. Selain itu, rancangan tersebut merupakan rencana komprehensif bagi pertumbuhan terkendali sebuah kota di Amerika, sebagai hasil gerakan reformasi arsitektur dan perencanaan kota yang disebut Gerakan City Beautiful. Termasuk di dalam rencananya adalah usulan ambisius bagi pembangunan kawasan tepi danau dan sungai, dan pernyataan bahwa setiap warga kota dapat pergi ke taman hanya dengan berjalan kaki. Usulan ini disponsori Commercial Club of Chicago,[2] sedangkan Burnham menyumbangkan tenaga untuk mewujudkan idenya.

Selain untuk Chicago, Burnham membuat perencanaan kota untuk kota-kota lain di AS. Karya Burnham ikut membantu pembangunan Cleveland (Group Plan), San Francisco, Washington, DC (McMillan Plan), serta Manila dan Baguio di Filipina. Semuanya secara rinci dibahas dalam buku The Chicago Plan terbitan tahun 1909. Rancangannya untuk kota Manila tidak terlaksana, kecuali jalan tepi laut yang nantinya disebut bulevar Dewey, dan sekarang disebut bulevar Roxas.

Salah satu kutipan dari Burnham adalah "Jangan membuat rencana-rencana kecil. Rencana kecil tidak punya daya magis untuk membuat orang tertarik, dan kemungkinan rancangan tersebut tidak akan terwujud" ("Make no little plans. They have no magic to stir men's blood and probably will not themselves be realized.").(Moore-1921) Semasa hidupnya, Burnham pernah menduduki banyak jabatan, termasuk jabatan ketua Institut Arsitek Amerika[3] Daniel Burnham meninggal dunia tahun 1912 di Heidelberg, Jerman. Pada waktu itu, biro arsitek yang dipimpinnya telah menjadi biro arsitek terbesar di dunia. Biro arsitek yang didirikan Burnham hingga saat ini masih terus berkarya dengan nama Graham, Anderson, Probst & White yang digunakan sejak tahun 1917.

Sebagai penghormatan bagi pencapaian di bidang perencanaan kota, perhatian khusus diberikan untuk tempat peristirahatan terakhir Burnham. Makam Burnham dan keluarganya terletak di Pemakaman Graceland di daerah Uptown, Chicago, tepatnya di pulau kecil dekat ujung timur Danau Willowmere. Dokumen pribadi dan catatan kerja Burnham disimpan sebagai koleksi Arsip Ryerson dan Burnham di Institut Seni Chicago. Sebagai penghormatan bagi dirinya, Asosiasi Perencanaan Kota Amerika (American Planning Association) menamakan hadiah tahunannya sebagai "Penghargaan Daniel Burnham untuk Rencana Komprehensif".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih Komentar Anda Tidak Menyinggung SARA

ANDA PENGUNJUNG KE :